logo
Top
Image Alt

Urmilamile's World

  /  Travel   /  Jenis Paspor untuk Liburan
jenis paspor untuk liburan

Jenis Paspor untuk Liburan

Hi readers! kali ini aku mau sharing tentang berbagai jenis paspor untuk liburan. Mengetahui jenis-jenis paspor sangat penting terutama kalau kita mau liburan ke luar negeri. Karena salah satu syarat bisa masuk ke sebuah negara adalah harus mempunyai paspor. Jadi, merupakan dokumen yang penting dan wajib dipunyai sebelum berangkat liburan, readers. So, simak uraian berikut ya. 😊

Wajib Tau, 3 Jenis Paspor untuk Liburan ke Luar Negeri

Setahuku, pemerintah Indonesia mengeluarkan tiga jenis paspor bagi warga negaranya yang hendak bepergian ke luar negeri. Ketiganya berbeda lho, dan memiliki fungsi masing-masing yang harus kita tahu. Berikut 3 jenis paspor untuk berlibur ke luar negeri:

1. Paspor Dinas

jenis paspor untuk liburan
Jenis Paspor Dinas | via: Alyaramadhan.blogspot.com

The first paspor yang dikeluarkan pemerintah Indonesia adalah paspor dinas. Jenis paspor ini dikeluarkan untuk warga negara yang mempunyai keperluan perjalanan dinas ke luar negeri. 

Paspor Dinas memiliki warna sampul biru. Biasanya digunakan oleh pegawai pemerintahan seperti PNS, anggota POLRI/TNI, dan anggota lembaga pemerintahan lainnya. Jadi paspor ini bukan untuk masyarakat biasa ya. 😊

Syarat pengajuan paspor dinas menurut sumber yang aku baca, biasanya dilakukan oleh petugas yang ditunjuk oleh suatu lembaga melalui aplikasi Exit permit. Selanjutnya, pemohon mengisi biodata dan formulir secara online di aplikasi tersebut dan menunggu persetujuan dari Direktorat Konsuler. Jika disetujui, maka pemohon dapat mengambil paspor dinasnya ke Loket Pelayanan Kekonsuleran dan harus membawa dokumen asli. 

2. Paspor Diplomatik

jenis paspor untuk liburan
Jenis Paspor Diplomatik | via : Blog.airpaz.com

Jenis paspor selanjutnya yang perlu Kamu ketahui adalah Paspor Diplomatik. Ternyata, paspor ini hampir sama dengan Paspor Dinas lho, tapi yang membedakan adalah urusan perjalanannya. Paspor Diplomatik diperlukan untuk perjalanan dinas yang bersifat diplomatik. Selain itu, ciri yang membedakan lagi dengan paspor dinas adalah warna sampul. Paspor diplomatik memiliki warna sampul hitam di bagian depan. 

Dalam hal pengajuan permohonan, hampir sama seperti Paspor Dinas, yaitu melalui petugas yang ditunjuk dan aplikasi Exit permit. Pelayanan paspor dinas dan diplomatik ini dilakukan dalam tiga hari kerja dan tidak dipungut biaya alias gratis. Wah, lumayan ya? 😊

3. Paspor Biasa

jenis paspor untuk liburan
Jenis Paspor Biasa Pada Umumnya | via: Goodnewsfromindonesia.id

Nah, jenis paspor yang ketiga ini adalah jenis paspor untuk liburan yang diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Paspor ini yang kita perlukan kalau mau liburan. Paspor biasa ini berwarna hijau, berbeda dengan paspor diplomatik dan paspor dinas. Dan yang perlu kita pastikan adalah masa berlaku paspor ini minimal 6 bulan untuk kita bepergian ke luar negeri. 

Paspor biasa ada dua jenis, yaitu paspor elektronik dan paspor non elektronik. Yang membedakan dari dua jenis paspor biasa ini adalah chip dan biaya pembuatan paspor. Paspor elektronik memiliki chip yang berisi data lengkap berupa data biometrik yang tercantum bentuk wajah dan sidik jari dari kita pemilik paspor tersebut. 

Sementara itu, paspor non elektronik tidak memiliki chip. Paspor elektronik memiliki data yang lengkap dan lebih akurat. Untuk biaya pembuatannya, paspor elektronik sekitar Rp650.000,- dan paspor non elektronik sekitar Rp350.000,-. Paspor ini juga sudah termasuk pelayanan paspor anak dan lansia ya. 

Itu dia, 3 jenis paspor yang bisa digunakan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Sekian penjelasan kali ini tentang jenis paspor untuk liburan ya, readers. Yuk, segera buat paspor kalau Kamu sudah punya rencana liburan ke luar negeri! 😊 xoxo. 

Post a Comment