Ngerasa ga sih kalau akhir-akhir ini, baik di Indonesia atau di negara lainnya itu lagi marak sama yang namanya berita hoax. Semakin berkembangnya dunia digital, semakin cepat juga kita mendapatkan informasi yang terbaru. Sayangnya, karena banyaknya informasi yang di dapat, semua informasi itu kita makan mentah-mentah. Padahal informasinya belum tentu benar.

Mungkin untuk “generasi kita” yang ada di level bisa beradaptasi dengan baik bisa memilah informasi itu dengan bijak dan benar? Nah kalau yag diatas atau yang dibawah kita? Bisa aja kan kebablasan untuk nerima informasi?

Generasi Kita >> Ya, sebut saja kita ini lahir di tahun 90an. Dimana kita juga masih merasakan era jaman dulu dan era jaman sekarang.
Nah, karena banyaknya informasi yang kita terima. Kita juga perlu dong untuk bisa memilah mana yang baik mana yang engga? Cuma masih banyak aja yang belum tau caranya gimana. Oleh karena itu, aku pengen kasih tau ke kalian gimana caranya buat bedain mana informasi yang benar! Simak baik-baik ya!

Cek sumber informasi, menurut aku ini adalah tahap yang paling penting untuk kita buat bisa bedain apakah informasi ini benar atau tidak. Sumber informasi yang benar adalah informasi yang isinya sesuai dengan fakta yang ada.
Sumber informasi bisa di dapat dari berbagai macam cara, antara lain: tokoh (orang), media massa, media elektronik, buku, jurnal, artikel, dan lain-lainnya. Sumber informasi harus akurat. Oleh karena itu, kita harus pintar-pintar memilih dan menganalisa terhadap informasi yang kita terima. Jangan sampai kita mengambil informasi dari sumber yang tidak valid. Misalnya kita ingin menanyakan dimana letak toilet di suatu restoran, tanyalah kepada penjaga atau pelayan yang ada di restoran tersebut, jangan tanya sama orang yang baru lewat!

Cek kesesuaian antara informasi yang di dapat dengan realita yang ada, nah menurut aku ini ga kalah penting juga dari sumber informasi yang kita dapat. Menurut aku setiap informasi yang kita dapat itu perlu pembuktian yang nyata agar bisa dikatakan “Valid”. Meskipun sumber informasi yang kita terima berasal dari sumber yang jelas, tetap saja pengecekan informasi dengan realita yang ada itu penting-peting banget! Kali aja kan, sumber informasi yang kita dapat iut ga bener? Ya kan?

Cek proses pemindahan informasi dari sumber ke penerima, nah kalau sumber informasi-nya sudah jelas dan sesuai dengan fakta yang ada. Tapi kalau yang nerima informasi-nya salah ambil informasi? Bisa jadi informasi yang kita dapat ini jadi informasi yang ga bener. Loh kok bisa? Ya bisa… dan itu yang bikin banyak berita hoax bertebaran dimana-mana.

Hoax / Berita Palsu / Berita Bohong / Hoaks adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya. (Wikipedia)

Menurut KBBI, Hoaks mengandung makna berita bohong, berita tidak bersumber. Menurut Silverman (2015), hoaks merupakan sebagai rangkaian informasi yang memang sengaja disesatkan, namun “dijual” sebagai kebenaran.

Hoax memiliki tujuan masing-masing, dari publikasi diri hingga tujuan yang amat penting seperti politik praktis sebuah negara adidaya. Konten hoax sendiri biasanya memiliki isu yang tengah ramai di masyarakat dan menghebohkan, yang membuat kita baru baca atau tahu info tersebut langsung otomatis “share” ke semua orang.

Nah makanya, kita ini perlu banget buat cek n ricek sama informasi yang baru kita terima. Jangan sampai langsung share ke yang lain juga sebelum membuktikan informasi tersebut benar adanya.

Akhir-akhir ini, baik pemerintah ataupun tokoh masyarakat sedang gencar-gencarnya untuk mengajak masyarakat memerangi yang namanya berita hoax. Seperti, Wempy Dyocta Koto mengajak bijak bersosmed. Kenapa harus bijak? Ya karena dari social media lah kita bisa mendapatkan informasi, baik yang benar ataupun yang salah.

  • Hati hati dengan judul atau konten yang provokatif
  • Cek kebenarannya
  • Jangan asal share!

Kadang ya, banyak dari temen-temen kita sendiri yang sudah dikasih tahu itu berita hoax tapi masih aja main share-share aja. Ini nih, mesti digodog banget-banget buat dibikin sadar kalau yang namanya berita hoax itu ga ada gunanya sama sekali dan malah bisa jadi ngerugi-in orang yang nerima informasi itu sendiri!

Wempy Dyocta Koto mengajak bijak bersosmed dan memerangi hoax

Wempy Dyocta Koto mengajak bijak bersosmed dan memerangi hoax

Anw, ngomongin Wempy Dyocta Koto. Sudah ada yang kenal belum sih? Wempy Dyocata Koto merupakan pria kelahiran Padang Panjang, 14 Oktober 1976 yang sudah memulai karir bisnisnya semenjak duduk di bangku perkuliahan di Sydney, Australia. Selain menjadi salah satu tokoh bisnis, Wempy juga kerap aktif memberikan inspirasi ke generasi muda agar bisa sukses seperti wempy. Buat kamu yang pengen kepo sama yang namanya Wempy Dyocta Koto, bisa langsung cek di akun Instagram pribadinya di: @wempydyoctakoto

Semoga kita bisa bener-bener jauh sama yang namanya berita hoax dan lebih bijak lagi untuk bersosmed. Inget, berita hoax itu ga ada gunanya! Have a good day peeps!