logo
Top
Image Alt

Urmilamile's World

  /  Kecantikan   /  Makna Riasan Pengantin Adat Jawa
riasan pengantin adat Jawa

Makna Riasan Pengantin Adat Jawa

Hai readers!~ kali ini aku mau sharing tentang makna riasan pengantin adat Jawa nih. Kebetulan minggu lalu, salah satu teman ku sedang melangsungkan pernikahannya dengan adat Jawa yang kental sekali. Jujur aja aku sangat terpukau dengan keindahan riasan adat Jawa yang anggun, penuh makna, dan juga cantik sekali. huhuhu keren pokoknya 😭💓

Dalam adat Jawa, pengantin wanita diberi riasan paes, sementara untuk pengantin pria bertelanjang dada. Paes sendiri merupakan riasan yang memiliki bentuk lekukan di bagian dahi wanita, serta pada umumnya warna yang digunakan adalah hitam.

Makna Riasan Pengantin Adat Jawa yang Penuh Doa

Nah, tau nggak sih apa bahan dasar yang digunakan untuk riasan paes? Bahan dasarnya terbuat dari pidih, yaitu campuran malam (seperti lilin) yang bertekstur tidak kering dan tidak mudah meleleh. Ternyata, bentuk paes serta hiasan lainnya pada sang pengantin wanita memiliki makna tertentu loh. Bahkan, makna di dalamnya berupa tuntunan doa yang sangat berguna bagi pengantin wanita.

Berikut ini adalah beberapa makna dari riasan pengantin adat Jawa yang harus kalian tau 😊

1. Pengapit

riasan pengantin adat Jawa
Riasan Adat Jawa dengan Menggunakan Pengapit | via: Popbela.com

Lekukan yang terlihat lebih runcing ini, diletakkan diantara bagian sisi gajahan seperti penjepit. Berdasarkan informasi yang aku dapat, makna yang terkandung di dalamnya adalah pengendalian diri supaya dapat berjalan lurus ke depan dengan adanya berbagai rintangan kehidupan yang berat selama menjalani kehidupan pernikahan. 

Of course marriage life is not easy, dan karena itu wanita diharapkan dapat melalui permasalahan hidup dengan cara yang bijak dan terus menatap maju ke depan untuk masa depannya. 😉

2. Godheg

Godheg dihias pada bagian sisi wajah pengantin, seperti jambang laki-laki. Jambang ini, memiliki arti harapan bagi kedua mempelai agar selalu menginstropeksi diri dari setiap kesalahan yang dilakukan oleh pasangan. Selain itu, mereka diharapkan bersikap bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan yang menimpa kehidupan rumah tangga. Sehingga, pernikahan dapat berlangsung sakinah, mawaddah, dan warahmah hingga akhir hayat. 

Oleh karena itu, setelah Kamu menikah, sebaiknya kenali terlebih dahulu sifat yang dimiliki pasangan. Bukan hanya salah satu pihak saja, perbaiki juga sifat dari diri sendiri. Lakukan pengontrolan emosi dan bersikap layaknya seorang yang telah beranjak dewasa di saat masalah muncul ke dalam kehidupan pernikahan Kamu nantinya.

3. Gajahan

riasan pengantin adat Jawa
Makna Gajahan yang Terletak di Tengah Dahi | via: Popbela.com

Riasan gajahan memiliki bentuk lekukan paling besar yang berada pada bagian tengah dahi wanita. Harapan yang terkandung di dalamnya, tidak lain supaya pengantin wanita diberikan kehormatan serta memiliki derajat yang tinggi. Bukan berarti derajatnya lebih tinggi, lalu suami memiliki derajat yang lebih rendah. Yang dimaksud adalah derajat yang dimiliki oleh perempuan akan setara dengan derajat dari laki-laki. Karena kedepannya, wanita tidak hanya berperan sebagai istri, tetapi juga memiliki peran penting sebagai seorang ibu bagi anak-anaknya. 

4. Cunduk Mentul

Nama hiasan satu ini cukup unik ya. Hiasan yang berbentuk seperti sinar matahari, diletakkan diatas kepala pengantin wanita, Hiasan ini melambangkan matahari yang akan terus menerangi kehidupan pernikahan sang pengantin. Lalu, untuk jumlah cunduk mentul yang dipasangkan, biasanya memiliki angka-angka ganjil. Sebagai contoh, saat pernikahan anak perempuan dari bapak presiden Indonesia, Kahiyang memakai 9 cunduk mentul yang memiliki arti wali songo. Songo atau sanga dalam bahasa jawa, memiliki arti berjumlah sembilan.

5. Penitis

riasan pengantin adat Jawa
Bagian Peniti dalam Riasan Adat Jawa | via: Bridestory.com

Pada bagian pengapit, terdapat lekukan kecil yang disebut dengan penitis. Lekukan ini berkaitan dengan masalah keuangan. Pihak wanita, diharapkan dapat bersikap cermat saat menghabiskan uang yang akan digunakan untuk keperluan sehari-hari. Kemudian, sang istri juga diharapkan memiliki tujuan yang jelas dalam membuat anggaran rumah tangga, sehingga pengeluaran yang tidak berarti dapat terhindar semaksimal mungkin.

Itulah beberapa hal tentang makna riasan pengantin adat Jawa yang bisa aku share kali ini. Tentu, masih banyak makna lainnya dari riasan, pakaian, ataupun aksesoris yang dipakai oleh pengantin pria dan wanita. Semua riasan yang dikenakan oleh pengantin memang memiliki makna yang begitu mendalam. Di dalamnya berisi lantunan doa yang sangat berharga bagi kehidupan pengantin pria dan wanita dalam membina rumah tangga kedepannya. Nah, gimana nih readers? Apakah kalian tertarik buat pakai riasan ini saat menikah? xoxo 😋

Post a Comment