Hi readers, pagi-pagi tadi aku tiba-tiba kepikiran sebenernya kita itu udah siap belum sih buat nikah? terus apa aja sih yang bikin kita itu siap dan ga siap, tapi berhubung aku juga belum nikah jadi aku harus mencari sumber dari yang lain biar aku valid juga nih bahasannya (dari tanya-tanya, baca artikel lain, dan lainnya)

Sebenarnya nikah ini punya topik yang gak akan ada habisnya dan akan selalu dibahas, karena ini merupakan salah satu hal yang insyaAllah akan terjadi di semua manusia. Pada dasarnya Allah mentakdirkan manusia itu berpasang-pasangan, jadi ga usah khawatir yang belum nikah, nanti akan ada waktunya kamu menemukan pasangan kamu (termasuk aku juga yg nulis, hahaha)

Kalau ngomongin nikah, pasti ngomongin jodoh .. bener ga sih? ada yang bilang jodoh itu ditangan Allah, tapi ada yang bilang juga jodoh itu ada ditangan kita sendiri. Yup sebenernya jodoh kita itu ada di tangan kita sendiri dan kuasa Allah yang meridhainya, jadi kalau misalnya kita udah usaha atau niat buat nikah tapi ternyata Allah berkendak lain maka ya emang bukan itu jodohnya.. Jodoh itu termasuk takdir ikhtiar.

وَ مَا تَشَآءُوْنَ إِلآَّ أَنْ يَشَآءَ اللهُ رَبُّ العَالَمِيْنَ

“Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah.” (QS. At-Takwir: 29)

Back to the topic, kita ini udah siap buat nikah belum sih?

  • Mental / Psikologis
    menurut aku aspek ini yang paling penting, karena hal ini merupakan hal dasar dalam membangun sebuah rumah tangga.
    jadi sebelum menikah, hendaknya kita bisa menilai sendiri diri kita ini udah siap belum sih secara mental atau psikologisAda beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipikirkan baik2 :
    – Apa kamu sudah dewasa secara emosional?
    seperti yang kita tau kalau dewasa secara emosional itu tidak bisa diukur dari sudah tua kah umur kita atau belumnya, tapi cara kita menanggapi sesuatu hal dengan dewasa (berpikir matang dll)
    contohnya seperti ini : untuk saat ini mungkin (bagi yang pacaran) kalau lagi marahan langsung pergi ga ada kabar atau malah sindir-sindiran di medsos.
    masa nanti pas udah nikah mau kaya gitu juga? enggak kan? karena kalau sudah menikah, yang dipikirkan itu ga cuma kalian sendiri aja, tapi pasangan juga dipikirin 😉

    Apa kamu sudah bisa menerima kekurangan dari orang lain?
    sebelum menjadi pasangan kita, orang itu masih jadi orang lain dong. sebelum kalian berniat melangkah lebih jauh dalam menjalin sebuah hubungan, menurut aku kalian harus bener-bener pikirin hal ini. karena kalau kita mau menikah tapi kita belum sepenuhnya menerima kekurangan pasangan kita itu bakal jadi bumerang buat nanti kedepannya, masa kalian mau ngeluh ngeluh mulu atas kekurangan pasangan kalian?
    contohnya seperti ini : dia sibuk, dia lebih suka nongkrong bareng sahabatnya, dia boros, dia cuek dkk..

    – Apa kamu sudah bisa diajak kompromi?
    kalau sudah menikah, segalanya itu gabisa diputuskan oleh salah satu. harus bareng-bareng karena yang jalanin bukan hanya seorang saja, tapi berdua. segala sesuatunya harus diomongin bareng-bareng, dan terbuka. karena menurutku banyak juga pernikahan yang gagal karena pasangan tersebut gabisa berkompromi atau kerjasama satu dengan yang lainnya, jangan sampai kalian ini cuma dua jomblo yang buang buang uang buat resepsi aja 😉

    – Apa kamu bisa nerima perbedaan?
    nah ini juga nih, sebelum mutusin buat nikah.. kalian harus yakin dulu kalau kalian bisa nerima perbedaan diantara kalian dan pasangan 😉 misal : pasangan kalian suka banget sama drama korea, tapi kalau kalian nya gasuka. apa bisa? jangan sampai gara gara gabisa nerima perbedaan kalian dan gagal kompromi, kalian malah udahan nikahnya

  • Finansial
    menurut aku banyak juga yang menunda pernikahan karena soal ini, kalau keuangan kalian belum stabil ya mau gimana lagi? karena sekarang nikah itu butuh biaya, kecuali kalau kalian mau melakukan pernikahan hanya dengan akad saja. dan lagi lagi, kalian juga harus menerima keadaan finansial dari pasangan kalian 😉
    dan menurut aku lagi nih, sebelum nikah itu kalian perlu tau keadaan finansial kalian dan pasangan.  jadi ya terbuka satu sama lain gitu deh sebelum terjadi yang engga2 😀
    kalau memang sudah ada biaya dan menurut kalian ini cukup, berarti kalian sudah siap nikah dan biasanya untuk urusan ini bakal jadi cobaan diantara proses kalian menuju pernikahan, karena ada saja perdebatannya (katanya sih)
    nah kalau misalnya belum ada biaya, lebih baik ditunda. Jangan sampai karena menikah, kalian punya hutang dimana-mana
  • Keluarga
    menurut aku restu orang tua atau keluarga itu penting banget, jadi kalau ternyata keluarga kalian ga setuju sama pasangan yang kalian pilih kalian dinyatakan belum siap menikah, jadi jangan dulu gembor-gemborin bakal nikah. Sebelum menyatakan siap menikah, tanya dulu keluarga kalian ini setuju tidak dengan pasangan yang kalian pilih? karena sesungguhnya, keluarga kita ingin yang terbaik untuk anaknya 😉

Kayanya itu dulu sih, kalau ada yang bisa ditambahin atau ada yang harus dikoreksi bisa komen di bawah ini ya.. karena yang namanya pendapat itu pasti beda-beda 😉 Have a good day everyone!