Berhubung, aku juga salah satu pecinta ular dan kebetulan beberapa hari yang lalu teman-teman ku yang lain ngebahas dan sharing ilmu juga tentang dunia per-ular-an. Jadi untuk post-an kali ini aku bakal bahas tentang Ular 🙂

Ular diperkirakan telah berevolusi dari kadal terestrial sejak pertengahan zaman Jurassic (174,1-163,5 juta tahun yang lalu). Fosil ular tertua yang diketahui, Eophis underwoodi, adalah ular kecil yang hidup di daratan Inggris selatan sekitar 167 juta tahun yang lalu.

Ular merupakan salah satu reptilia yang paling sukses berkembang di dunia. Di gunung, hutan, gurun, dataran rendah, lahan pertanian, lingkungan pemukiman, sampai ke lautan, dapat ditemukan ular. Kebanyakan spesies ular hidup di daerah tropis, sebagaimana umumnya hewan berdarah dingin, ular tidak dapat ditemui di tempat-tempat tertentu seperti di puncak-puncak gunung dan daerah padang salju atau kutub. Ular juga tidak bisa ditemui di daerah Irlandia, Selandia baru, Greenland, pulau-pulau terisolasi di Pasifik seperti Hawaii, serta Samudera Atlantik.

Banyak jenis-jenis ular yang sepanjang hidupnya berkelana di pepohonan dan hampir tak pernah menginjak tanah. Banyak jenis yang lain hidup melata di atas permukaan tanah atau menyusup-nyusup di bawah serasah atau tumpukan bebatuan. Ada juga ular yang hidup di sungai, rawa, danau, dan laut.

Sekitar 70% dari semua jenis ular berkembang biak dengan bertelur (ovipar). Jumlah telurnya bisa beberapa butir saja, hingga puluhan dan ratusan butir. Ular meletakkan telurnya di lubang-lubang tanah, gua, lubang kayu lapuk, atau di bawah timbunan daun-daun kering. Beberapa jenis ular diketahui menunggui telurnya hingga menetas; bahkan ular sanca ‘mengerami’ telur-telurnya.

Di dunia ada sekitar 2700 jenis ular & di indonesia ada 380 jenis. Dari 380 jenis itu hanya 33 jenis yg berbisa tinggi & mematikan.

Dari 33 jenis ular berbisa itu yg berpotensi langsung membahayakan manusia di indonesia hanya sekitar 10 jenis. sisanya bisa diabaikan karena habitatnya yg terbatas serta sejarah pertemuan dengan manusianya yg jarang.

Macam macam ular yang ada di Indonesia :
– ular tidak berbisa
– ular berbisa rendah
– ular berbisa menengah
– ular berbisa tinggi

Selain di daratan, Ular juga ada yang hidup di laut, dan faktanya ular laut memang lebih berbisa dibanding ular yang hidup di  daratan tetapi sangat sedikit kasus gigitan karena interaksi yg sedikit & sifat ular laut yg defensif & cenderung menjauhi manusia.

Ular, memiliki pendengaran yang tuli dan penglihatan yang burem. Tetapi karena ular memiliki organ jacobson yang ada di deket hidungnya, ular bisa mendeteksi panas.

Nah, untuk membedakan ular berbisa dengan tidak berbisa itu gampang2 susah. kita harus punya minimal sedikit ilmu identifikasi ular berdasar fisik si ular tersebut (warna, dorsal/punggung & ventral/perut).

penting untuk kita mengetahui ketiga syarat diatas karena beberapa jenis ular tidak berbisa memiliki warna kamuflase seperti ular berbisa (metode pertahanan diri).

contoh:
ular lycodon yg tidak berbisa tapi memiliki warna yg mirip dengan ular welang yg sangat berbisa. Sekilas kalau dari warna mirip, tapi kalau diperhatikan dorsal & ventral nya pasti keliatan jelas bedanya lycodon sama welang. jadi identifikasi ular berbisa itu harus jeli. untuk pemula, amannya anggap semua ular yg kita temui itu berbisa, biar gak ada salah identifikasi.

Ular Lycodon

Ular Lycodon tampak bawah (ventral putih polos)

kalau ular welang ventral & dorsal sama2 item putih (kek cincin). kecuali weling (bungarus candidus) itu ventralnya sama dengan lycodon, tapi identifikasinya harus lebih detail liat profile kepala & sisik.

Serem banget ga sih?

Ular yang dengan buntut kecil menurut aku itu merupakan ular yang berbisa, jadi .. Hati hati aja kalo ketemu ular yang buntutnya kecil gitu..

Ular Boiga merupakan ular yang berbisa menengah

Ular Boiga merupakan ular yang berbisa menengah

Ular belang (bungarus sp) merupakan ular yang berbisa tinggi

Ular belang (bungarus sp) merupakan ular yang berbisa tinggi

Ular Pucuk

Ular Pucuk ini merupakan ular yang berbisa rendah

Mungkin segitu aja dulu yang bisa aku bahas, setau aku sih banyak juga komunitas reptil yang isinya pada bawa ular dan lainnya. tapi tetep, secintanya kita ke hewan satu ini, kita harus tau dulu.. ularnya itu kira kira aman ga kalo kita pelihara, sekiranya ga aman lebih baik ga usah deh 😉
Jangan cuma karena pengen tenar, pengen eksis, pengen sok jago .. Kalian mengesampingkan keselamatan kalian sendiri 🙂 CMIIW

 

PS : thank you buat om kj, om sondang, dan pecinta ular lainnya! Feel free to share 🙂

#Ular #BahasUlar #Snake #UlarIndonesia #KomunitasUlar #Python #Cobra #Wild #Nature #SharingUlar